DPRD Berau Minta Dispora Rangkul dan Beri Ruang bagi Seluruh Organisasi Kepemudaan
Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia.
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Keberadaan organisasi kepemudaan (OKP)
dinilai memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang aktif,
kreatif, dan berdaya saing. Namun, agar peran tersebut dapat berjalan optimal,
dukungan dari pemerintah daerah dinilai menjadi faktor yang tidak bisa
diabaikan.
Hal itu disampaikan
Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, yang mendorong Dinas Pemuda dan
Olahraga (Dispora) Kabupaten Berau untuk lebih aktif merangkul serta
mengakomodasi seluruh organisasi kepemudaan yang berada di bawah naungannya.
Menurutnya, OKP bukan
hanya sekadar wadah berkegiatan bagi anak muda, tetapi juga menjadi tempat
lahirnya calon pemimpin masa depan, pelaku usaha muda, relawan sosial, hingga
generasi yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah. Karena itu, ia menilai
seluruh organisasi kepemudaan harus mendapatkan perhatian yang sama dari
pemerintah daerah agar dapat berkembang dan menjalankan program-program positif
secara berkelanjutan.
“Keberadaan OKP
memiliki peran besar dalam membina generasi muda, baik dari sisi kepemimpinan,
sosial, hingga pengembangan kreativitas anak muda. Karena itu kami mendorong
Dispora agar dapat mengakomodasi mereka secara utuh,” ujar Oktavia.
Ia menyebut sejumlah
organisasi seperti Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP), Purna Prakarya Muda
Indonesia (PPMI), hingga Pemuda Relawan Indonesia (PRI) selama ini telah aktif
mengambil peran di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat
edukatif, sosial, maupun pemberdayaan.
Meski demikian,
Oktavia menilai masih terdapat organisasi yang merasa belum sepenuhnya
mendapatkan ruang dan perhatian dalam pelaksanaan program kepemudaan. Kondisi
tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian agar tidak menimbulkan
kesenjangan di antara organisasi yang sama-sama memiliki tujuan membangun
generasi muda Berau.
Menurutnya, dukungan yang diberikan Dispora tidak hanya sebatas menjalin komunikasi atau koordinasi, tetapi juga harus diwujudkan melalui program pembinaan, peningkatan kapasitas, pelatihan, hingga fasilitasi kegiatan yang dapat menunjang perkembangan organisasi.
“Harapan kami ingin
seluruh OKP yang berada di bawah naungan Dispora bisa dirangkul tanpa
terkecuali. Jangan sampai ada yang merasa tidak diperhatikan atau berjalan
sendiri-sendiri,” katanya.
Oktavia menegaskan
bahwa organisasi kepemudaan merupakan mitra strategis pemerintah dalam
menjalankan berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan
pengembangan sumber daya manusia. Di tengah tantangan perkembangan zaman yang
semakin kompleks, keberadaan OKP dinilai mampu menjadi benteng positif bagi
generasi muda agar terhindar dari berbagai aktivitas negatif sekaligus menjadi
ruang untuk menyalurkan potensi dan kreativitas.
Karena itu, ia
memandang sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan harus
terus diperkuat. Dengan komunikasi yang terbuka dan dukungan yang merata,
program-program kepemudaan diyakini dapat berjalan lebih efektif serta tepat
sasaran.
“Anak muda adalah
aset daerah yang sangat berharga. Kalau organisasi kepemudaan dibina dengan
baik, maka mereka bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan
kegiatan positif sekaligus mendukung pembangunan daerah,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia
berharap Dispora dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan seluruh
organisasi kepemudaan sehingga setiap kebijakan maupun program yang disusun
benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak muda di Kabupaten Berau.
Oktavia juga
menekankan pentingnya pemerataan dukungan tanpa membedakan latar belakang
organisasi. Menurutnya, seluruh OKP memiliki tujuan yang sama, yakni membangun
kualitas generasi muda dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Kalau ada
pemerataan, maka seluruh OKP dapat tumbuh bersama, saling menguatkan, dan
berkontribusi aktif dalam pembangunan kepemudaan di Kabupaten Berau,”
pungkasnya. (sep/FN/Advertorial)